☆ Gugusan Mata Ibu ☆ Raudal Tanjung Banua, Gugusan Mata Ibu, Raudal Tanjung Banua, Gugusan Mata Ibu Rantau sparring partner silaturahmi adalah tiga tradisi utama yang mewarnai perjalanan kepenyairan Raudal Tanjung Banua Di sini ia mencoba merumuskan konsepsi personalnya tentang rantau sebagai jarak yang mendekatkan Sesuatu yang semasa di kampung dianggap biasa ketika diingat atau dikenang kembali justru terasa baru Tanda lambang dan nama nama datang menggoda mRantau spa, ☆ Gugusan Mata Ibu ☆ Raudal Tanjung Banua - Gugusan Mata Ibu, Gugusan Mata Ibu Rantau sparring partner silaturahmi adalah tiga tradisi utama yang mewarnai perjalanan kepenyairan Raudal Tanjung Banua Di sini ia mencoba merumuskan konsepsi personalnya tentang rantau sebagai jar

  • Title: Gugusan Mata Ibu
  • Author: Raudal Tanjung Banua
  • ISBN: 9793062568
  • Page: 479
  • Format: Paperback

Gugusan Mata Ibu

Gugusan Mata Ibu ☆ Gugusan Mata Ibu ☆ Raudal Tanjung Banua - Gugusan Mata Ibu, Gugusan Mata Ibu Rantau sparring partner silaturahmi adalah tiga tradisi utama yang mewarnai perjalanan kepenyairan Raudal Tanjung Banua Di sini ia mencoba merumuskan konsepsi personalnya tentang rantau sebagai jar ☆ Gugusan Mata Ibu ☆ Raudal Tanjung Banua - Gugusan Mata Ibu, Gugusan Mata Ibu Rantau sparring partner silaturahmi adalah tiga tradisi utama yang mewarnai perjalanan kepenyairan Raudal Tanjung Banua Di sini ia mencoba merumuskan konsepsi personalnya tentang rantau sebagai jar ☆ Gugusan Mata Ibu ☆ Raudal Tanjung Banua

  • ☆ Gugusan Mata Ibu ☆ Raudal Tanjung Banua
    479Raudal Tanjung Banua
Gugusan Mata Ibu

Related Posts

257 thought on “Gugusan Mata Ibu

  1. 10 2014membaca gugusan mata ibu adalah membaca kesabaran seorang penyair ya penyair yang sabar Gugusan mata ibu adalah sebuah kisah perjalanan penyairnya dengan nuansa lokalitasnya yang kental puisi puisi di dalamnya bukan hanya hasil proses transformasi dari ide yang ada di kepala penyairnya menjadi sekumpulan kata kata, tapi juga melalui pengendapan yang lama ide diperam sedemikian rupa, pemilihan kata kata, analoginya, metaforanya, juga pemakaian tanda baca, dan penggalan kalimatnya benar ben [...]


  2. Pada kumpulan puisinya ini, Raudal Tanjung Banua mengkhususkannya pada karya puisi yang berusaha merangkum keindahan dan ketegaran seorang Ibu, baik secara khusus ibu yang mengandung, melahirkan, serta mendidik maupun ibu dalam arti lebih luas, yaitu alam semesta.Puisi puisi Raudal pada kumpulan ini terasa begitu eksplisit, dekat dengan kehidupan sehari hari, dan menampilkan kesan sederhana dan nyata.



  3. Sepasang mata yang berkabarMataku Batu yang jatuhke lubuk mabukDipelukk dingin hening merayap tebingMenadah senyap dasardari situ aku ingin bergemuruh berkabarmengaliri jejak yang tertinggalBu, mataku boleh tak pulangke liangnyatapi airnya yang lelahjadi penyejuk hatimupenawar luka agar tak dalamMataku Kembar sepasangdirenggut arus menderasdimabuk pelukmemecah diamBu, engkau ada di matakuwalau sekedar bayang di kulit air.